Beranda

Dunia saat ini dihadapkan pada beragam permasalahan kesehatan yang sangat kompleks. Salah satu kelompok usia yang rawan atau berisiko terhadap berbagai masalah kesehatan adalah kelompok lanjut usia (lansia). Lansia merupakan kelompok masyarakat berusia diatas 60 tahun atau lebih. Indonesia termasuk kedalam lima negara dengan penduduk lansia terbanyak di dunia. Oleh karena itu, permasalahan kesehatan, ekonomi dan sosial lansia ini menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Para Menteri Kesehatan yang termasuk Regional OfficeforSouth-East Asia (SEARO) dalam Health Ministers Meeting ke 30 sepakat untuk mengangkat isu Ageing sebagai prioritas masalah kesehatan yang disebut Yogyakarta Declaration on Ageing and Health 2012. 11 negara yang termasuk SEARO adalah Bangladesh, Bhutan, Democratic People’s Republic of Korea, India, Indonesia, Maldives, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, dan Timor Leste. Terdapat 14 komitmen yang harus ditindaklanjuti oleh setiap negara SEARO dalam upaya peningkatan kesehatan lanjut usia di setiap negara. Salah satu dari komitmen tersebut yaitu menjadikan kesehatan lanjut usia sebagai prioritas nasional.

Masalah kesehatan pada lanjut usia berawal dari kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap penyakit pun meningkat. Masalah kesehatan yang sering dialami lanjut usia adalah malnutrisi, gangguan keseimbangan, kebingungan mendadak, dll. Selain itu, beberapa penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia antara lain hipertensi, gangguan pendengaran dan penglihatan, demensia, osteoporosis, dsb. upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis. Selain itu, Pemerintah wajib menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan dan memfasilitasi kelompok lanjut usia untuk dapat tetap hidup mandiri dan produktif.

Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam pelayanan kesehatan lanjut usia bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia yang berkualitas melalui penyediaan sarana pelayanan kesehatan yang ramah bagi lanjut usia untuk mencapai lanjut usia yang berdayaguna bagi keluarga dan masyarakat. Upaya yang dikembangkan untuk mendukung kebijakan tersebut antara lain meningkatkan upaya kesehatan bagi lanjut usia di pelayanan kesehatan dasar dengan pendekatan Pelayanan Santun lanjut usia, meningkatkan upaya rujukan kesehatan bagi lanjut usia melalui pengembangan Poliklinik Geriatri Terpadu di Rumah Sakit, dan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah bagi lanjut usia.

Tema

Tema dalam kegiatan ini adalah “Sehatkan Lansia: Tingkatkan Kemandirian, Produktifitas Ekonomi dan Sosial ”

Tujuan

Penguatan upaya yang telah dan akan dilakukan dalam rangka meningkatkan kesehatan kelompok lansia untuk mencapai kemandirian dan produktifitas yang tinggi.

  • Elaborasi masalah kesehatan lansia di Indonesia pada masa pandemi COVID 19
  • Inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit degeneratif pada lansia
  • Analisis kebjakan kesehatan dalam upaya peningkatan produktifitas lansia secara ekonomi dan sosial
  • Implementasi konsep “ramah lansia” pada tataran fasilitas dan wilayah

Manfaat

  • Meningkatkan kemandirian dan produktifitas lansia dalam keluarga dan masyarakat sesuai amanat UU kesehatan
  • Membuka wawasan para akademisi, praktisi dan masyarakat umum terhadap isu – isu kesehatan pada kelompok lansia
  • Memfasilitasi para peneliti untuk menyebarluaskan hasil penelitiannya kepada khalayak ramai
  • Memfasilitasi publikasi hasil penelitian di jurnal nasional terakreditasi dan prosiding nasional

Topik-topik

  • Panel 1: Elaborasi masalah kesehatan lansia di Indonesia pada masa pandemi COVID 19
  • Panel 2: Inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit degeneratif pada lansia
  • Panel 3: Analisis kebjakan kesehatan dalam upaya peningkatan produktifitas lansia secara ekonomi dan sosial
  • Panel 4: Implementasi konsep “ramah lansia” pada tataran fasilitas dan wilayah