Covid-19 Pandemic Control: What are our Best Efforts?

October 27, 2020 – October 28, 2020


RASIONALITAS

Dunia saat ini dihadapkan pada beragam permasalahan kesehatan yang sangat kompleks. Salah satu kelompok usia yang rawan atau berisiko terhadap berbagai masalah kesehatan adalah kelompok lanjut usia (lansia). Lansia merupakan kelompok masyarakat berusia diatas 60 tahun atau lebih. Indonesia termasuk kedalam lima negara dengan penduduk lansia terbanyak di dunia. Oleh karena itu, permasalahan kesehatan, ekonomi dan sosial lansia ini menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Para Menteri Kesehatan yang termasuk Regional OfficeforSouth-East Asia (SEARO) dalam Health Ministers Meeting ke 30 sepakat untuk mengangkat isu Ageing sebagai prioritas masalah kesehatan yang disebut Yogyakarta Declaration on Ageing and Health 2012. 11 negara yang termasuk SEARO adalah Bangladesh, Bhutan, Democratic People’s Republic of Korea, India, Indonesia, Maldives, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, dan Timor Leste. Terdapat 14 komitmen yang harus ditindaklanjuti oleh setiap negara SEARO dalam upaya peningkatan kesehatan lanjut usia di setiap negara. Salah satu dari komitmen tersebut yaitu menjadikan kesehatan lanjut usia sebagai prioritas nasional.

Masalah kesehatan pada lanjut usia berawal dari kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap penyakit pun meningkat. Masalah kesehatan yang sering dialami lanjut usia adalah malnutrisi, gangguan keseimbangan, kebingungan mendadak, dll. Selain itu, beberapa penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia antara lain hipertensi, gangguan pendengaran dan penglihatan, demensia, osteoporosis, dsb. upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis. Selain itu, Pemerintah wajib menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan dan memfasilitasi kelompok lanjut usia untuk dapat tetap hidup mandiri dan produktif.

Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam pelayanan kesehatan lanjut usia bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia yang berkualitas melalui penyediaan sarana pelayanan kesehatan yang ramah bagi lanjut usia untuk mencapai lanjut usia yang berdayaguna bagi keluarga dan masyarakat. Upaya yang dikembangkan untuk mendukung kebijakan tersebut antara lain meningkatkan upaya kesehatan bagi lanjut usia di pelayanan kesehatan dasar dengan pendekatan Pelayanan Santun lanjut usia, meningkatkan upaya rujukan kesehatan bagi lanjut usia melalui pengembangan Poliklinik Geriatri Terpadu di Rumah Sakit, dan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah bagi lanjut usia.

 

OBJECTIVE

This international conference aims to provide a place where the best approaches to address COVID-19 pandemic. The conference will discuss all perspectives from various sectors including medical, public health, pharmacology, sociology, economic, culture, law, politic, and any other related major.

 

THEME

The theme of the conference is “Covid-19 Pandemic Control: What are Our Best Efforts?”

 

SUB-THEMES

    1. Plenary 1: Epidemiology of Covid-19
    2. Plenary 2: the Preparedness of Health Service Facing the New Pandemic
    3. Plenary 3: Community Readiness for Effective Covid-19 Prevention
    4. Plenary 4: Two Option Only, Health or Economic?

 

SPEAKERS

  • Prof. Chandra Mani Pandey
    President Elect of International Epidemiological Association, India
  • Prof. Dr. Mohd. Rohalzat
    Public Health Department, Universiti Kebangsaaan Malaysia
  • Prof Virasakdi Chongsuvivatwong
    Curriculum Chairperson of the Epidemiology Unit and Advisor, Institute of Research and Development for Health of Southern Thailand
    Advisor to the Minister of Public Health on the Emergency Medical and Public Health Situation: Pulmonary Infections from Novel Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)
  • Prof. Syed Aljunid
    Faculty of Public Health, Kuwait University
  • Defriman Djafri, PhD
    Dean of Faculty of Public Health, Andalas University
  • Dr. Cui Zhezhe, MD, PhD
    Deputy director of Tuberculosis division of Guangxi CDC, China
  • Dr. Dra. Rita Damayanti
    Faculty of Public Health, Universitas Indonesia
  • Prof. Richard Osborne
    Faculty of Health, Arts, and Design, Swiburne, Universiti of Technology
  • Kunta Nugraha, PhD
    Assistant of Minister for Economics State Expenditure
  • Prof. Nusyirwan Effendi
    Faculty of Social and Political Science, Andalas University
  • dr. Achmad Yurianto
    Directorate General of Disease Prevention and Control, Ministry of Health
  • Anies Baswedan, PhD
    Governor of DKI Jakarta Province

 

CALL FOR ABSTRACT

Abstract for oral and poster presentations are accepted for the following but not limited to:

  • Health policy
  • Health economics
  • Epidemiology of Infectious Disease
  • Epidemiology of Non Infectious Diseases
  • Environmental health
  • Occupational health
  • Nutrition
  • Health promotion
  • Reproductive health
  • Medicine
  • Microbiology
  • Pharmacy
  • Economic
  • Sociology
  • Culture
  • Politics
  • Climate Change
  • Health information and technology

 

PLACE AND DATES

Padang, West Sumatera, Indonesia on 27-28 October 2020.
This conference will be held online.

 

Brosur




©2017, Faculty of Public Health

Universitas Andalas